Minggu, 09 Agustus 2026

ISC

Ikal Strategic Center

ISC

Ikal Strategic Center

ISC Masa Bakti 2026-2031: Semakin Siap Jadi Motor Pemikiran Strategis Nasional

(Jakarta, ISC):  Pelantikan sembilan badan otonom Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (DPP IKAL Lemhannas) Masa Bakti 2026–2031, menjadi momentum penting bagi IKAL Strategic Center (ISC) untuk semakin menjalankan perannya sebagai pusat kajian strategis dan penghasil gagasan kebangsaan. Sebagai salah satu badan otonom yang resmi dilantik di Gedung Dwiwarna Purwa, Lemhannas RI, Jakarta, Rabu (15/7), ISC tetap diproyeksikan menjadi think tank yang memperkuat kontribusi IKAL Lemhannas dalam mendukung pembangunan nasional.

Pelantikan badan otonom tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Tim Formatur Nomor 01/TF/V/2026/IKAL-Lemhannas tentang Susunan Dewan Pengurus Pusat IKAL Lemhannas Masa Bakti 2026–2031. Selain ISC, delapan badan otonom lain yang turut dilantik adalah IKAL Sport, PT DSA, IKAL Channel Media, IKAL Peduli, PT DHN, Koperasi IBN, IKAL Entrepreneur, serta Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) IKAL Lemhannas. Dengan rampungnya pelantikan ini, struktur organisasi IKAL Lemhannas dinyatakan lengkap menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Bandung pada 17–18 Juli 2026.

Baca juga: ISC Bentuk LSP untuk Perkuat SDM Berwawasan Kebangsaan

Dalam kata sambutannya, Ketua Umum DPP IKAL Lemhannas, Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro, M.Sc., M.A., Ph.D., IPU., menegaskan bahwa seluruh badan otonom diharapkan menjadi penggerak utama organisasi sesuai bidangnya masing-masing. Menurutnya, keberadaan ISC juga memiliki posisi yang sangat strategis karena menjadi ruang lahirnya pemikiran, kajian, dan rekomendasi kebijakan yang dapat memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.

“Pengurus DPP sekarang sudah lengkap dengan pelantikan tahap pertama, kedua, dan ketiga. Saya optimistis dengan kepengurusan yang solid ini kita dapat menyelesaikan banyak tugas-tugas pengabdian,” ujar Prof. Purnomo seraya menambahkan, setelah struktur organisasi terbentuk secara utuh, fokus berikutnya adalah menyelaraskan visi seluruh pengurus dan menyusun program kerja lima tahunan yang akan dibahas dalam Rakernas. Program tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen organisasi, tetapi diwujudkan dalam berbagai kegiatan nyata yang memberi dampak bagi masyarakat dan pembangunan nasional.

Sementara itu pelantikan ini menjadi titik awal ISC untuk semakin mengimplementasikan berbagai program strategis yang telah dipersiapkan. Sebelumnya, pada 23 Juni 2026, jajaran pengurus ISC telah menggelar rapat koordinasi guna mematangkan struktur organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan dan program kerja awal. Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua ISC Prof. Dr. der Soz. Gumilar Rusliwa Somantri bersama Wakil Ketua ISC Prof. Drs. Adrianus Eliasta Meliala, M.Si., M.Sc., Ph.D., dengan menekankan pentingnya membangun lembaga kajian yang mampu menghasilkan analisis berbasis data, ilmiah, dan relevan terhadap dinamika strategis nasional maupun global.

Baca juga: ISC Gelar Dialog Pentingnya LSP Perkuat Kredibilitas SDM

Ke depan, ISC diarahkan semakin menjadi pusat kajian multidisiplin yang menghimpun potensi intelektual para alumni Lemhannas dari berbagai latar belakang profesi. Berbagai isu strategis seperti geopolitik, geoekonomi, pertahanan dan keamanan, transformasi digital, ketahanan pangan, energi, kemaritiman, perubahan iklim, hingga pembangunan sumber daya manusia menjadi ruang kajian yang akan dikembangkan secara berkelanjutan. Hasil kajian tersebut tidak hanya menjadi bahan masukan bagi internal organisasi, tetapi juga diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan.

Selain menghasilkan kajian strategis, ISC juga memperkuat budaya diskusi melalui penyelenggaraan seminar nasional, forum dialog kebangsaan, diskusi kelompok terarah (focus group discussion), penerbitan buku, serta berbagai publikasi yang mendorong lahirnya gagasan-gagasan inovatif. Dengan memanfaatkan jejaring alumni Lemhannas yang tersebar di berbagai lembaga negara, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat sipil, ISC diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi yang produktif dalam merespons berbagai tantangan kebangsaan.

Ketua Umum DPP IKAL Lemhannas juga menegaskan bahwa seluruh aktivitas badan otonom, termasuk ISC, harus tetap berorientasi pada pengabdian kepada bangsa, menjaga kehormatan almamater, serta mendukung pembangunan nasional. Menurutnya, sinergi antara organisasi alumni dengan pemerintah menjadi modal penting dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks.

Melalui pelantikan ini pula, ISC memasuki babak baru periode masa bakti 2026-2031 sebagai salah satu pilar strategis IKAL Lemhannas. Dengan dukungan para akademisi, birokrat, praktisi, purnawirawan TNI-Polri, dan tokoh nasional yang tergabung di dalamnya, ISC diharapkan mampu menjadi pusat pemikiran yang independen, kredibel, dan solutif. Kehadirannya bukan hanya memperkuat organisasi alumni, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam merumuskan gagasan dan rekomendasi strategis bagi kemajuan Indonesia selama lima tahun mendatang.* (Humas ISC)

Tags

Terkini